0

Ngabuburit di Candi Banyunibo, Bokoharjo, Yogyakarta

SONY DSC

Gapura Pasar Banyunibo

Manusia berencana, telat beli tiket yang menentukan. Minggu kemarin bersama teman-teman aku berencana piknik ke Solo yang kebetulan lagi ada bazaar buku. Berhubung sebagian puasa, niatnya mau ngabuburit sekalian jadi sengaja memilih berangkat agak sore. Berangkat satu jam sebelumnya, sampai di Stasiun Tugu pukul 14.00 dan tiket yang dikejar, pukul 14.40, menyisakan 3 kursi saja. Tidak bisa, karena kami berlima. Sambil tertawa-tawa, ho oh, kami memutuskan ganti arah ke Banyunibo.

SONY DSC

Candi Banyunibo

SONY DSC

 

Beberapa hari sliweran di linimasa salah satu sosmed tentang Pasar Banyunibo, yaitu pasar tiban yang ada di kawasan Candi Banyunibo. Candi Banyunibo sendiri baru kudengar. Terletak di Dusun Cepit, Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, candi ini tidak jauh dari Candi Ratu Boko yang terkenal dan semakin melejit setelah masuk di film AADC 2. Memilih menggunakan TransJogja biar hemat ongkos kami berhenti di shelter Prambanan. Untuk melanjutkan ke Candi Banyunibo bisa naik ojek, andong juga ada atau omprengan yang biasanya menawari. Berhubung kemarin berbanyak dan tak ada omprengan yang menawari kami memilih pesan taksi online.

SONY DSC

Pasar Banyunibo

SONY DSC

Enter a caption

SONY DSC

Suasana Pasar Banyunibo menjelang waktu berbuka

 

SONY DSC

Menunggu waktu berbuka

Sampai di lokasi sekitar pukul setengah empat sore, cuaca yang panas dan stan Pasar Banyunibo yang baru persiapan buka, kami memilih jalan-jalan di sekitaran candi. Langit yang cerah, menambah kecantikan pemandangan sore kemarin. Puas jalan-jalan, glesotan juga foto-foto kami kembali ke area Pasar Banyunibo yang sudah beranjak ramai sekitaran pukul lima. Untuk bisa beli makanan dan minuman, pengunjung menukarkan uang dengan koin khusus.

SONY DSC

Tempat penukaran uang

SONY DSC

Koin uang

Meskipun tidak bisa dibilang banyak, makanan dan minuman yang dijual di Pasar Banyunibo cukup bervariasi. Ada pecel, bakmi, soto juga nasi untuk makanan berat. Es campur, es blewah, dawet, berbagai gorengan juga jagung dan umbi-umbian rebus juga ada. Harga yang dibanderol cukup murah. Untuk es harga rata-rata tiga ribuan. Gorengan seribu. Bukan hanya makan sambil menikmati pemandangan candi dan alam, di sini juga ada agenda khusus selama bulan puasa. Minggu kemarin jadwalnya nonton film bareng. Untuk detil agenda acara bisa cek di Twitter atau IG. Oh iya, di sini juga disediakan sarana permainan lho.

SONY DSC

Pecel

SONY DSC

Pecel dengan bakmi dan bakwan jagung

SONY DSC

gorengan

SONY DSC

Salah satu stan makanan tradisional

SONY DSC

Es Campur

Sempat ragu bagaimana pulangnya karena lokasi cukup masuk dari jalan besar, kami ternyata tidak perlu menunggu lama saat memesan taksi online. Biar bisa lebih seru dan hemat bisa pergi ramai-ramai. Dari Pasar Banyunibo ke daerah Terban ongkosnya kurang lebih empat puluh ribuan dengan taksi online, lumayan kan dibagi empat orang.  Total per orang kami menghabiskan sekitar dua puluh satu rupiah. Piknik murah dan kenyang!

SONY DSC

Main (mercon) bumbung

SONY DSC

Nobar film

SONY DSC

Panggung dengan latar belakang candi

Advertisements