2

Pawai Ogoh-Ogoh

Sabtu siang langit Jogja terlihat gelap, mendung. Jalanan yang padat, serta lamanya menunggu kendaraan umum sempat membuat niat untuk melihat pawai Ogoh-Ogoh di Malioboro dibatalkan. Beruntung sebuah bus jalur 2 akhirnya muncul, ketika aku dan seorang teman sudah mulai membuka aplikasi Go Jek untuk pulang.

WhatsApp Image 2017-03-27 at 9.25.32 AM (1)

Sudah sering mendengar Ogoh-Ogoh, seingatku juga pernah melihat, entah kapan. Ogoh-Ogoh menurut Wikipedia didefinisikan seperti ini:

“Karya seni patung dalam kebudayaan Bali yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala. Dalam ajaran Hindu DharmaBhuta Kala merepresentasikan kekuatan (Bhu) alam semesta dan waktu (Kala) yang tak terukur dan tak terbantahkan. Dalam perwujudan patung yang dimaksud, Bhuta Kala digambarkan sebagai sosok yang besar dan menakutkan; biasanya dalam wujud Rakshasa.”

WhatsApp Image 2017-03-27 at 9.25.21 AM (1)

Selanjutnya masih dari sumber yang sama:

“Selain wujud Rakshasa, Ogoh-ogoh sering pula digambarkan dalam wujud makhluk-makhluk yang hidup di MayapadaSyurga dan Naraka, seperti: nagagajah,, Widyadari, bahkan Dalam perkembangannya, ada yang dibuat menyerupai orang-orang terkenal, seperti para pemimpin dunia, artis atau tokoh agama bahkan penjahat. Terkait hal ini, ada pula yang berbau politik atau SARA walaupun sebetulnya hal ini menyimpang dari prinsip dasar Ogoh-ogoh. Contohnya Ogoh-ogoh yang menggambarkan seorang teroris.

Dalam fungsi utamanya, Ogoh-ogoh sebagai representasi Bhuta Kala, dibuat menjelang Hari Nyepi dan diarak beramai-ramai keliling desa pada senja hari Pangrupukan, sehari sebelum Hari Nyepi.”

WhatsApp Image 2017-03-27 at 9.25.20 AM (1)

 

Meskipun kemarin gerimis, tidak menyurutkan para peserta pawai juga para penonton yang berjubel di sepanjang jalan Malioboro, Yogyakarta. Penonton tampak menikmati patung-patung raksasa yang diangkat para pemuda dari berbagai perkumpulan itu.

WhatsApp Image 2017-03-27 at 9.25.30 AM

Buto rambut geni

Menyenangkan bukan hanya karena bisa melihat Ogoh-Ogoh dari dekat, tapi juga melihat kerukunan beragama, yang akhir-akhir ini sepertinya mulai pudar (apalagi kalau baca berita atau komen dan status di sosmed), masih terjaga.

 

WhatsApp Image 2017-03-27 at 9.25.21 AM

For Bali

Selanjutnya dilihat foto-fotonya saja ya. Diambil dari kamera telepon genggam dengan jarak 1-2 meter dari Ogoh-Ogoh yang menyeramkan tapi keren. Oh iya, tidak lupa mau mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi buat teman-teman Hindu sekalian, Selamat Tahun Baru Saka 1939.

 

WhatsApp Image 2017-03-27 at 9.25.35 AM