Buku: Student Hidjo

Judul Buku                  : Student Hidjo

Penulis                         : Mas Marco Kartodikromo

Penerbit                       : Bentang Budaya

Tahun Terbit               : Pertama terbit 1919 oleh N.V. Boekhandel en Drukkerij MASMAN & STROINK Semarang

Jumlah Halaman         : xii + 170 halaman

6859504

“Student Hidjo” adalah sebuah novel yang ditulis pada tahun 1919 saat penulisnya dalam penjara. Masa yang disebut sebagai zaman Kebangkitan Nasional ini direkam oleh Mas Marco Kartodikromo, seorang tokoh pergerakan dari Cepu, dalam sebuah kisah percintaan pemuda bernama Raden Hidjo. Sebagai seorang tokoh SI, Mas Marco yang juga berasal dari keluarga priyayi ini menampilkan tokoh utama, Hidjo, dengan latar belakang yang tidak berbeda jauh darinya.

Raden Hidjo adalah anak seorang priyayi rendahan, R. Potronojo, yang berkeinginan agar anaknya bisa menempuh pendidikan lebih tinggi di Nederland. Ayah Raden Hidjo ingin anaknya bisa setara dengan anak bupati juga pangeran-pangeran dan bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi. Sempat mendapatkan pertentangan dari istrinya yang takut dengan kondisi keamanan di Eropa yang sedang terjadi peperangan juga kekhawatirannya kalau anaknya nanti terpikat gadis Belanda, pada akhirnya istrinya luluh juga.

Tinggal dengan keluarga Belanda, Hidjo dekat dengan salah satu anak keluarga angkatnya, Betje. Betje sendiri jatuh cinta pada Hidjo yang dinilainya sangat baik dan pandai. Perilaku Hidjo yang penuh kesopanan membuat Betje semakin terpikat. Hidjo sendiri bukan tidak suka pada Betje, namun dia sudah dijodohkan dengan R. A. Biroe yang merupakan kerabat keluarganya. Meskipun kemudian hubungan antara Hidjo dan Betje semakin intim, pada akhirnya Hidjo justru menikah dengan R.A. Woengoe, anak seorang priyayi yang lebih tinggi derajatnya.

Kisah pergerakan pemuda pada masa itu menjadi latar belakang cerita meskipun tidak banyak. Sisi yang lebih banyak ditonjolkan adalah perbedaan budaya dan cara pandang. Kisah percintaan juga menjadi cerita utama novel Mas Marco ini. Bukan kisah cinta berakhir tragis atau pun sendu, sebaliknya novel ini menyajikan akhir yang indah. Semua tokoh muda yang terlibat cinta bersegi pada akhirnya bersatu dengan pasangan masing-masing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s