Buku: Matahari di Balik Awan

udul Buku                  : Matahari di Balik Awan

Penulis                         : Ny. R. Hamidiah

Penerbit                       : PN Balai Pustaka

Tahun Terbit                : 1979

Jumlah Halaman          : 124 halaman

20161026_120628

Novel “Matahari di Balik Awan” berkisah tentang kehidupan seorang perempuan muda bernama Edah. Saat Edah berumur 17 tahun ia kuliah di Jogja, kota yang menurut ayahnya masih sederhana dibanding Jakarta atau Bandung. Di Jogja Edah dititipkan di asrama putri yang dipimpin oleh kenalan ibunya. Selama kuliah di Jogja Edah berkenalan dengan laki-laki, seorang mahasiswa kedokteran yang ternyata kemudian meninggalkannya.

Kekecewaannya pada laki-laki masih ditambah dengan kepahitan hidup saat Edah harus kehilangan ayah dan ibunya. Limbung, Edah memutuskan pergi ke Bandung untuk mencari pekerjaan, sebuah keputusan yang kemudian membawa Edah ke pengalaman buruk. Edah diperdaya, hampir terjerumus ke dunia pelacuran. Ketika kemudian berhasil lolos, Edah kembali mengalami hal yang sama, nyaris diperkosa. Beruntung dia ditolong seorang polisi yang kemudian membawanya pulang ke rumah.

Di rumah polisi yang bernama Sulaeman itu Edah tinggal dan menjadi pengasuh anak Sulaeman yang masih kecil. Edah yang berpendidikan dan berbudi baik bisa cepat akrab dengan Ati, anak Sulaeman. Edah sendiri kemudian meneruskan kursus dan mendapatkan kenalan. Kisah percintaan kemudian mulai muncul saat teman Edah ternyata menyukainya. Sulaeman sendiri ternyata juga menaruh hati pada Edah.

Kebahagiaan Edah yang kemudian menikah dengan Sulaeman dan dikarunia anak ternyata tidak lama. Sulaeman meninggal. Edah menjadi janda dengan anak-anak yang harus diurusnya sendiri. Beberapa tahun menjanda Edah akhirnya menikah lagi, meskipun hanya sebagai istri ketiga. Istri kedua suaminya yang seorang pembesar tidak menyukainya dan coba mencelakannya. Edah selamat dan bahkan memaafkan perbuatan istri kedua suaminya.

Novel yang menjadi pemenang hadiah hiburan bacaaan dewasa sayembara besar mengarang PN Balai Pustaka tahun 1966 ini cukup mengaduk perasaan. Ditulis oleh seorang perempuan dengan tokoh utama seorang perempuan dengan berbagai masalah yang harus dihadapi, emosi pembaca dibuat larut selama membalik lembar demi lembar novel ini. Alurnya mengalir sederhana, bahasanya lugas sehingga mudah dipahami. Ceritanya tidak berlebihan, meskipun menampilkan drama akan tetapi wajar. Perjuangan dan kegigihan seorang perempuan menjadi nilai yang bisa diambil di novel ini.

*sebelumnya diposting di http://wadahceloteh.com/matahari-di-balik-awan/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s