Menyambut September

Entah melankolis atau sok romantis, tapi aku selalu suka dengan September. Mungkin karena dulu biasanya di bulan ini hujan mulai turun dan bisa bebas hujan-hujanan, entah. Meskipun saat ini September tidak bisa jadi patokan hujan, karena musim yang sudah jauh dari pola enam bulanan, tetap saja September pantas disambut.

10665681_988857161130224_286648139426034327_n

Posisi sebelum dirombak

Tinggal di kamar kos dengan ukuran 3×3 m kurang lebih, tidak banyak yang bisa masuk. Harus pandai-pandai mengatur barang yang secara rutin juga sudah dikurangi. Oh iya, yang paling kusukai dari kamar ini adalah adanya sebuah jendela kaca besar di sisi barat. Dari kaca ini kalau sore bisa lihat langit Jogja dari lantai tiga yang masih bebas hambatan, bebas penghalang bangunan tinggi. Kalau pagi, menjelang subuh, saat bulan muncul juga bisa dilihat jelas dari jendela ini.

Kembali ke penyambutan September, maka kemarin memutuskan untuk sekali lagi merombak posisi perkakas di kos. Kalau sebelumnya hanya sebatas geser, posisi kasur dan posisi TV plus lemari buku yang hanya seputar pindah sisi kiri atau kanan (utara atau selatan), kali ini ingin sedikit berbeda.

SONY DSC

 

Karena tiap kali hujan suka sekali nongkrong di pinggir jendela sambil mengeluarkan tangan juga wajah, kali ini kasurnya ditata tepat di bawah jendela. Airnya pasti akan masuk tapi tak apa, aku suka kalau sedang tidur dan kena air hujan, seger.

Kalau sedang tidur, pemandangan ini yang bisa dilihat langsung. Rak buku di sisi kanan juga akuarium kecil, televisi dan akuarium agak besar serta Gendut di sisi depan. Melihat ke sisi kiri langsung jendela, bisa tengok-tengok langit juga tetangga yang lain main di lapangan bawah atau buat nengok ibu sayur jualan atau tidak.

 

Jendela besar yang kalau siang lumayan mentereng, agak alias panas. Tapi dari sini juga bisa bebas melihat pemandangan di luar.

 

Kalau dari sisi tamu, baru masuk maksudnya, lihatnya jadi begini. Ada sekat dari rak buku dan rak kecil, biar nggak langsung keliatan kalau lagi tidur-tiduran, misalnya. Selebihnya yang paling favorit tentu senja yang muncul di langit barat. Kamar ini seperti jodoh, dari pertama lihat langsung iya, meskipun belum suka dan nggak tahu kalau bakal dapat seperti ini hampir setiap sore saat langit cerah.

photo2 (2)

Senja tertangkap dari jendela kamar

Selamat datang, September. Semoga kamu lemu!

 

Advertisements

8 thoughts on “Menyambut September

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s