Jalan-Jalan Ke Candi Prambanan

Setelah sempat ingin ngubek-ubek pasar, akhirnya piknik Minggu yang kurencanakan bersama Mesha pindah haluan ke Candi Prambanan. Terakhir ke Candi Prambanan itu sekitar tahun 2010, tapi tidak masuk, hanya nongkrong di luar saja setelah muter-muter mencoba Trans Jogja yang masih baru saat itu. Kalau yang benar-benar masuk ke dalam kawasan candi seingatku pas aku SD, kelas 6. Sudah sangat lama.

SONY DSC

Candi Prambanan tampak depan

Menurut Wikipedia, Candi Prambanan atau Candi Loro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. masih dari sumber yang sama, kompleks Candi Prambanan terletak di kecamatan Prambanan, Sleman dan kecamatan Prambanan, Klaten,[1] kurang lebih 17 kilometer timur laut Yogyakarta, 50 kilometer barat daya Surakarta dan 120 kilometer selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.[2] Letaknya sangat unik, Candi Prambanan terletak di wilayah administrasi desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, sedangkan pintu masuk kompleks Candi Prambanan terletak di wilayah adminstrasi desa Tlogo, Prambanan, Klaten.

SONY DSC

 

Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna ‘Rumah Siwa’), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.

 

Tinggi Candi Prambanan mencapai 154 feet, mulai dibangun pada 850 M dan dibuka pada 856 M. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil.

 

Masuk ke Candi Siwa yang merupakan candi terbesar dan terringgi di kompleks Candi Prambanan, ada perasaan sedikit takut. Sakral. Membayangkan bagaimana dulu candi ini dibuat, kehidupan pada masa itu, banyak.

SONY DSC

Wisatawan lokal berfoto di depan Patung Siwa di Candi Siwa

Di kompleks Candi Prambanan terdapat taman bermain yang dilengkapi ayunan, kereta mini kecil, sepeda tandem, dll yang bisa disewa pengunjung. Aku dan Mesha kemarin menyempatkan diri naik kereta kelinci dengan membeli tiket 7500 rupiah per orang. Oh iya, tiket masuk Candi Prambanan 30rb per orang untuk wisatawan lokal.

SONY DSC

 

Dengan naik kereta kelinci, pengunjung akan dibawa keliling kompleks Candi Prambanan. Pengunjung juga akan diberhentikan sebentar di Candi Sewu untuk melihat-lihat atau berfoto.

 

Kemarin juga ada pertunjukan jathilan di Candi Prambanan. Di candi ini juga secara rutin digelar sendratari Ramayana.

 

Kemarin sempat melihat wisatawan asing yang begitu tertarik dengan relief di dinding candi.

 

Kompleks Candi Prambanan sudah beberapa kali mengalami pemugaran. Kemarin pun masih tampak beberapa candi yang sedang dalam proses pemugaran. Untuk turut serta menjaga, alangkah baiknya jika kita ikuti tata tertib berwisata. Salah satunya adalah dengan tidak mangkring atau manciki candi.

SONY DSC

 

 

 

Sumber informasi: Wikipedia

Foto : dokumen pribadi

Advertisements

One thought on “Jalan-Jalan Ke Candi Prambanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s