Kaya Itu Sederhana

Bagi yang miskin dari lahir mungkin tulisan ini akan sedikit mengganggu. Harapanku sih tidak begitu karena tulisan ini selain akan pamer kekayaan juga akan berbagi tips menjadi orang kaya atau agar bisa kaya secara mendadak.

Dari sekian anugerah yang kumiliki, sebut saja hidung yang mancung, kulit putih langsat, perut rata, pinggul berlekuk, wajah rupawan (coret yang tidak perlu), kekayaanku adalah hal yang paling patut aku syukuri. Bukan bermaksud sombong, tapi kalau kamu di posisiku akan sangat sulit untuk tidak sombong. Semua ada, semua punya, Je!

gambar-mobil-mewah-bmw-f-650-gs copy.jpg

Kaya itu sederhana, punya mobil seperti ini misalnya.

Maka siapa yang mau hidup susah? Pasti kalau diminta memilih dalam hati juga pada ingin kaya. Kaya itu bebas. Mau muka jelek juga kalau kaya santai saja, bisa oplas, bisa beli salon, bisa beli pasangan. Ingin piknik juga tinggal tunjuk negara saja, kalau perlu beli pulau sendiri, bikin negara sendiri, ciptakan rakyat sendiri. Bodoh? Tidak masalah. Pintar juga kalau kerjaannya cuma disuruh-suruh ya buat apa?

Dari sekian kekayaan yang aku miliki, mobil adalah hal yang saat ini aku senangi. Bukan apa-apa, mobil itu paling sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari yang serba tinggi mobilitasnya dan cepat ini. Mobil juga paling gampang dipamerkan. Inilah jejeran mobil yang saat ini menghiasi pekarangan rumahku.

Jaguar copy.jpg

Mobil kedua (yang pertama si hitam BMW di atas) ini dibeli khusus untuk mengantar Gendut sekolah PAUD. Alasannya sih sederhana, seperti kekayaanku, si Gendut kan tasnya merah jadi biar matching saja. Lupa dulu belinya di mana, yang pasti dibayar tunai. Dari tongkrongannya bisa ditebak harganya kan? Orang susah kayak kamu mungkin hanya bisa mimpi.

gambar-mobil-mewah-lexus-rc-350-f-sport copy copy.jpg

Berikutnya si putih ini. Beli mobil ini alasannya juga sepele sekali, gara-garanya lagi pakai baju putih. Biar pas dengan baju dan sedap dipandang saja. Perpaduan putih hitam yang sangat berkelas, cocok untuk buruh macam aku ini.

mobil-sport-ferrari-912605 copy copy.jpg

Warnanya kuning tapi dia bukan Bumble Bee lho. Jadi pas nyampai kantor ada sales datang. Rupanya kucel, bajunya nggak rapi, kelihatan banget kalau dia orang susah. Dia nawari mobil majikannya biar bisa dapat komisi. Orang kaya kan suka kasihan tuh sama orang miskin, so aku beli saja.

gambar-mobil-mewah-mahal-mercedes-benz-sl65 copy copy.jpg

Orang susah itu kadang bikin ribet emang, makanya nggak kaya-kaya. Setelah si sales yang tadi aku larisi, eh dia ngasih tahu temannya. Ya sudah, datanglah temannya itu nyari aku. Padahal waktu itu aku lagi ngecek wedhus-wedhus di kandang. Dia maksa-maksa gitu. Bukannya nggak mau beli, tapi aku tuh lagi kerja. Tapi sekali lagi, orang kaya suka nggak tegaan, jadilah aku beli juga mobil yang ditawarkan dari dealernya.

mobilmodifikasimobilmewahlamborghinimodifikasimotordanmobil-l-033632288d00157c copy.jpg

Masih kuat kan hatinya untuk melihat koleksi selanjutnya? Coba istighfar dulu, raup-raup dhisik kono. Mobil selanjutnya tidak kalah keren. Ini salah satu kesukaan Gendut. Gendut kadang suka gitu, berangkat naik apa pulangnya minta naik apa. Tapi untungnya kaya, jadi bisa saja memenuhi keinginannya. Alhamdulillah.

mobil+mewah+oranye+1 copy.jpg

Sama juga dengan mobil kuning keorenan ini. Ini juga pilihan Gendut. Pas mau pulang dari PAUD mampir ke pasar, eh dia lihat mobil ini di showroom langsung minta dibeliin deh. Katanya cocok buat mamahnya plus tertutup, biar mamahnya nggak item karena terbakar sinar matahari sepulang jemput dia dari sekolah. Masyallah, benar-benar anak yang berbakti. Beruntungnya aku, sudah kaya,punya anak yang sholeh lagi.

Lexus-RC-coverrrr copy.jpg

Pulang beli mobil tiba di rumah dapat kejutan. Si papah bawa pulang si biru. Katanya sih buat aku biar tidak kepanasan. Papah nggak tahu kalau aku juga baru beli mobil sama Gendut. Papah sama anak sama ya, sama-sama perhatian. Makasih, Pah!

Super-Cool-Cars-Wallpapers copy.jpg

Koleksi selanjutnya adalah si hitam super car ini. Ini biasa aku pakai kalau malam-malam. Kalau siang kan suka macet tuh, susah, ntar banyak yang megang bodinya, suka ada bekas jari gitu. Nah, kalau malam selain bisa ngebut juga lebih tak terlihat. Kadang capek jadi orang kaya, selalu dielu-elukan. Dengan mobil hitam ala-ala batman ini aku bisa sekali-kali tak terlihat, nyamar.

Sebenarnya masih banyak sih koleksi mobil aku, tapi sepertinya jantung kalian sudah lemah. Sekarang baiknya mulai membahas tips menjadi kaya, ya nggak? Menjadi kaya bukan dari lahir memang susah bagi sebagian orang. Sudah bangun pagi, berdoa, bekerja sangat keras sampai lembur-lembur hasilnya bukan harta yang menumpak tapi malah utang.

Tidak masalah sih banyak utang, ada kok orang kaya yang juga banyak utang tapi mereka pintar. Mereka bisa utang tanpa harus membayar bahkan pakai nama orang. Kaya itu sederhana kok, cuma butuh kemauan saja. Ada niat, ada keinginan lalu eksekusi. Sedikit kelentikan jarimu akan sangat membantu. Dengan bantuan teknologi langsung jadi deh, kaya. Caranya? Ya pakai photoshop dong, seperti aku. Tidak perlu waktu lama, kekayaan langsung dalam genggaman. See, so simple.

Tapi kalau mau sedikit saran dariku, kamu tidak tidak usah terlalu memaksa kaya. Dari tulangmu tuh nggak ada prejengan kaya, iman juga tidak seberapa. Daripada nanti tiba-tiba kaya tapi jantungmu tidak kuat, kan eman juga tidak bisa menikmati. Lebih baik fokus pada kemiskinanmu saja, dinikmati setiap tetes air mata menahan lapar dahaga. Nikmati setiap keringat yang mengalir saat macul. Karena saat kaya, kadang hal semacam keringat kecut itu tidak bisa dirasakan lagi, padahal itu anugerah juga. Kalau kaya saja bisa sederhana kenapa miskin tidak?

Advertisements

4 thoughts on “Kaya Itu Sederhana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s