Dibuang Sayang, Dibagikan Saja

Ada hal yang sayang jika dibuang, sebaliknya, lebih baik dibagikan saja. Foto pertama adalah kumpulan koran di ruang tunggu. Kalau dilihat dari halaman depan mungkin di Indonesia semacam koran Memorandum, mungkin karena tidak mengerti artinya juga 😦

koran

Foto selanjutnya adalah seorang gadis penjual dompet telepon genggam juga dompet receh. Si gadis duduk di pinggir jalan, di depan sebuah mal. Cuaca yang panas, 39C, si gadis duduk di bawah pohon yang lumayan rindang. Orang lalu lalang di depannya, suaranya yang sangat pelan hilang di antara deru kendaraan dan cakap-cakap pegawai kantoran yang siang itu hilir mudik mencari makan siang.

penjual dompet

Foto ketiga dan keempat adalah penjual makanan di sepanjang jalan di daerah Ramkhamhaeng. Jagung rebus yang sangat manis dan enak dijual 10 Bath. Mangganya juga enak.

jajan jalanan

mangga

Selanjutnya adalah foto Tuk-Tuk, kendaraan khas negara Gajah Putih. Kalau anak kecil yang naik ya lumayan banyak muatnya. Kalau idealnya ya penumpang tiga orang, itu kalau semok-semok ya harus tahan nafas.

 

tuktuk

 

Kalau mas-mas pengemudi perahu di Floating Market ini sayang kalau dibuang, sebaiknya dipakai bahkan dihabiskan, halah. Dibawa pulang maksudnya 😐

 

prau

Oh iya, daripada buang sampah sembarangan lebih baik dihabiskan saja sebungkus-bungkusnya ya 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s