Playlist

“Music expresses that which cannot be put into words and that which cannot remain silent.” ― Victor Hugo

Semalam saat sedang berada antara kenyataan dan mimpi, aku dikejutkan suara musik yang mengalun dari HP. Kaget? Iya. Karena selain suasananya sudah sangat tenang juga karena sejak zaman Whatsapp, HP hampir tak pernah berdering karena telepon. Di tempat macul musik hampir tak pernah absen. Mulai dari streaming-an di Youtube juga mendengarkan  radio yang lebih banyak (penyiar) nggambleh daripada memutar musik.

Musik selalu cocok didengarkan kapan saja, bagiku. Saat mengerjakan tugas, pilih yang lembut-lembut, yang penting bersuara. Saat diseneni pelanggan pilih yang banter, sebagai pelampiasan tidak bisa nyeneni balik. Saat mau tidur, pilih yang ngrantes kalau bosone wong Jogja, lagu berdarah-darah di radio lokal yang mengajak pendengarnya menangis sambil menertawai diri sendiri. Kalau kata seorang teman dulu, “Misuhlah bersama orang-orang yang misuh” kalau di radio ini “Koprollah bersama orang-orang yang koprol.”

Pagi ini kembali membuka playlist dan ternyata di HP hanya sedikit sekali lagunya. Mari dibongkar playlist yang ada di HP sejak beberapa waktu yang lalu.

  1. Eross feat Okta – Ost. Gie

 

Belum nonton filmnya, belum ingin juga, tapi sudah baca bukunya. Liriknya bagus. Untuk seseorang yang sedang dalam masa pencarian lagu ini mungkin cocok.

2. Donna Donna – Sita

Masih dari soundtrack film yang sama, Gie, lagu ini juga asik. Mendengarkan lagu ini seolah dibawa ke masa lalu banget. Kalau bayanganku saat mendengar lagu ini seperti sedang berada di tempat yang jauh dari keramaian. A little Prairie atau apa aku lupa ada sebuah buku, entah kenapa bayangan yang muncul seperti itu.

 

3. Temple of The King – Rainbow

Sejak pertama mendengar lagu ini aku langsung suka. Musiknya asyik. Lagu jaman sepur lempung ini jadi ringtone di HP. Salah satu lagu wajib untuk didengarkan saat butuh ketenangan.

4. Killing In The Name – RATM

Lagu ini dulu ada bersama lagu “kumur-kumur” lainnya di laptop dan MP3, tapi saat ini dia jadi lagu banter sendiri di playlist HP. Lagu seperti ini sangat pas “mengatakan apa yang tak bisa dikatakan” dia juga “mewakili apa yang tak bisa diwakili oleh wakil kepala sekolah,  wakil rakyat atau wakil-wakil lainnya. Dia jenis lagu yang tak perlu dimengerti liriknya tapi disukai anak muda. Ho oh, wong linggisan bosone. Pokok onok fuck…fuck ngunu wes seneng.

Fuck you, I won’t do what you tell me!

Berapa dari kita dulu yang merasa keren ketika bisa mengucapkan “Fuck you!”? Siapa dari kita dulu yang bangga berani misuh? Aku yakin ada.

5. Energi Mudamu Senjatamu – Ketjil Bergerak feat Erwe

Sudah capek mellow, sudah puas misuh-misuh? Lanjut! Lagu ini ada di playlist selanjutnya. Kalau dengar lagu ini rasanya ikut “asyik”.

Masihkah kita muda? Masihkah ada energi? Lagu ini mengajak kita peduli, bahwa kita punya kekuatan yang tidak selayaknya disia-siakan. Yok opo, wes enakan?

1-5 mungkin semacam tahapan. Pada akhirnya kita sendiri yang menentukan urutan, mau seperti apa akhirnya. Tapi kalau mau bahagia ada yang bilang begini : “You’re losing your happiness the second you start to care.” Yang artinya kurang lebih begini, kamu kehilangan kebahagianmu saat kamu mulai peduli. Tapi manusia kan makhluk bandel, ketidaknyamanan, keambyaran adalah jenis kebahagian yang lain. Apapun itu, keep on rawking!

Note: Ada yang mau bagi-bagi playlist?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s