Anak Ndugal, Emak Ngamini

Anak nurut orang tua atau orang tua nurut anak? Guru kencing berdiri, murid kencing berlari atau guru dan murid sama-sama kencing sambil lari-lari? Anak polah bapa kepradah atau anak bapa obah bareng? Enaknya sih anak sama emak bapak memahami posisi masing-masing, tanpa memaksakan kehendak untuk dituruti.

Si anak ndugal kemarin minta dipotongin rambutnya. Dulu sih biasa motongin rambut emak, tanpa model, cukup dipotong sekian senti. Tapi ini rambutnya sudah pendek, minta dipendekin lagi. Risikonya kalau salah potong ya pethak dan kelihatan ngawurnya. Dan entah setan gundul mana yang merasuki, akhirnya malah googling dan mencoba model potongan tuyul setengah jadi.

Cah Ndugal

Cah Ndugal dengan potongan rambut barunya

Tadinya motongnya pelan-pelan, sedikit-sedikit, lama-lama mbabat juga. Kurang sana, kurang sini. Nggak lurus, panjangnya nggak sama, tapi pada akhirnya lumayan juga. Lumayan pethak 😐

Pethak gpp sing penting pinter

Pethak gak popo sing penting seneng mangan

Karena guntingnya juga cuma seadanya dan yang motong juga amatiran, jadi belum bisa mbentuk yang ada motifnya. Motifnya sementara ini sebut saja abstrak.

Cah ndugal bahagia

Cah ndugal bahagia

Dia bahagia, itu yang penting. Rambut, tubuh tidak mendefinisikan kita. Dan apa yang lebih membahagiakan dari melihat orang yang kita sayangi bahagia?

Note: Ini adalah kado untuk yang sudah bahagia di atas sana. Kami yang di sini hanya sedang mengantri, menuju tempat yang sama. Love you, Arek Ngowohan!

12167163_968822349852022_1129181084_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s