Belajar Macak, [Lu]cuk!

Beberapa waktu yang lalu ada “heboh” di Twitter, tentang sebuah pernyataan yang kurang lebih seperti ini, “…karena cowok nggak tahu bedanya lipstik 50rb sama lipstik 500rb.” Jangan kan cowok, yang cewek saja aku kira juga banyak yang tidak tahu bedanya. Beberapa cewek malah mungkin tidak pernah tahu lipstik atau menggunakannya, banyak malah. Lipstik dan seperangkat alat rias yang disebut make-up itu bagi sebagian orang adalah sesuatu yang mewah.

Sebesar dan selebar ini, bisa dihitung dengan jari sebelah tangan aku menggunakan make-up. Pertama kali menggunakan make-up saat masih TK. Kala itu aku dan tetangga yang seumuran main-main dengan perlengkapan rias milik ibunya. Kenapa punya ibu tetangga yang dipakai, ya karena ibuku tak punya alat make-up. Paling banter lipstik yang harganya tak seberapa dan bedak. Ibuku pemakai produk Viva, yang wadah bedaknya plastik dan ada nomornya. Apakah tidak mau yang lebih mahal? Mau tentu saja, tapi tak terbeli.

Seperangkat alat make-up

Seperangkat alat make-up

Kembali ke lipstik 50rb, beberapa hari yang lalu seorang teman tergoda membeli lipstik online. Dia juga beli eyeshadow sekotak. Kemarin pas lagi leyeh-leyeh kita berdua tiba-tiba kepikiran mau mencoba, belajar maksudnya. Hahahihi….hahahihi. Karena memang tidak biasa dan baru mencoba, kami lebih banyak tertawa karena hasil yang kurang rapi dan asal saja. Jangan dipikir mudah, kelopak mataku sampai cemot hitam-hitam pas makai maskara. Belum lagi pas pakai pensil buat eyeliner, harus rela mata kecolok dan berair bahkan setelah beberapa jam dihapus. Setelah diperbaiki yang ternyata tidak jadi lebih baik, hasilnya bisa dilihat di bawah ini, sebelum dan sesudah pakai make-up.

11948241_928944930529803_451683877_n

Model 1, sebelum make-up

11940130_928945353863094_1374737477_n

Model 1 dan 2, setelah make-up

Model 2, setelah make-up

Model 2, setelah make-up

Kesimpulan dari foto? Mandi tidak mandi sama saja. Foto-foto di atas baik setelah make-up maupun sebelum, duo model madul sama-sama belum mandi. Tapi memang tidak beda jauh kok antara pakai make-up atau tidak. Cuma lebih tebal muka dan bibirnya. Tidak lebih cakep juga. Emang kalau dipikir-pikir pakai make-up juga tidak pengaruh, buatku pribadi. Tapi bukan berarti tidak suka lho, suka malah. Kemarin kami tak berhenti tertawa, menertawakan hasil belajar kami. Kami pun masih berniat mencoba lagi, juga beli alat make-up lain, buat belajar.

Sudah tahu hasilnya tidak ngaruh, kok masih mau beli, mau nyoba lagi? Karena pada beberapa perempuan berlaku hal-hal seperti:

1.      Lucu

Iya, buat lucu-lucuan. Cewek kalau sudah kena “lucu” itu gimana ya, susah menjelaskan. Lihat BH, bilang lucu. Lihat makanan, ngomong lucu. Lihat mas-mas cakep, keren, yang tidak ada lucu-lucunya juga pasti bakal dibilang lucu. Ya kalau berhenti di lucu saja sih tidak masalah, yang jadi masalah adalah karena apa yang lucu tadi seringnya harus dibawa pulang!

2.      Yang penting punya

Ho oh, ngge duwen-duwen. Mumpung ada, mumpung lagi diskon, besok belum tentu ada lagi, siapa tahu besok butuh, daripada pinjam, dan banyak lagi alasan lain yang intinya si cewek harus punya itu barang.

3.      Pingin

Belum tentu butuh, tapi pingin. Banyak cewek yang sebenarnya tidak butuh, tapi pingin saja. Alasannya? Pingin aja!

Jadi apakah masalah tidak bisa membedakan lipstik 50rb sama 500rb? Tidak. Apakah masalah pakai lipstik 50rb? Tidak masalah sama sekali. Banyak lipstik dengan harga di bawah itu, belasan ribu atau dua puluhan ribu. Tergantung bibirnya juga kok, sehat nggaknya. Tergantung makainya juga, memadu padankan. Tak pakai lipstik pun tak masalah kok, apalagi kalau kamu cowok 😐

Sekalian mumpung ada bahasan bibir, buat cewek atau cowok yang pingin merawat bibir secara alami bisa coba tips ini. Siapkan gula pasir satu sendok saja dan madu. Campur dua bahan itu sampai mengumpal lalu beri sedikit air jeruk nipis. Gosok-gosokkan di bibir. Tunggu beberapa saat lalu bilas. Fungsinya untuk pengelupasan sel kulit mati. Untuk menjaga kelembaban bibir, perbanyak air putih dan sayur juga buah. Jangan lupa bibir juga butuh olahraga, misal dengan manyun (ho oh, cowok jangan bingung kalau ceweknya manyun, itu baik buat bibir, buat latihan otot bibir) atau bisa juga dengan ambung-ambungan 😐

Akhir kata, mengutip kata Arman Dhani, “Lipstik 500rb kalau nggak ada yang mberantakin pakai bibir juga buat apa.” Nah, iki lucuk! Sekian dan terima undangan rias.

***

Advertisements

2 thoughts on “Belajar Macak, [Lu]cuk!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s