Nonton Bareng Layar Tancap Mintilihir Warga Padukuhan Karangwuni

Beberapa hari terakhir muncul pikiran ingin merasakan kembali nonton layar tancap, pikiran yang muncul bersama seorang teman setelah kemarin ikut acara Agustusan di Studio Biru. Keinginan yang sampai muncul di mimpi. Iya, aku mimpi glesotan di atas tikar di Alun-Alun Lor, Yogyakarta, menikmati layar tancap lebar yang tak jelas filmnya apa.

SONY DSC

Tidak jadi nonton teater di Permata, salah satu dari rangkaian acara Festival Kesenian Yogyakarta 2015, karena salah paham. Aku kira acara tersebut adalah pemutaran film lawas di bioskop lama, tapi ternyata pertunjukan teater. Sudah biasa nonton teater, seringnya tidak paham, meskipun hampir selalu mencoba untuk bisa menikmati.

Bioskop Keliling dari BPCB Yogyakarta.

Bioskop Keliling dari BPCB Yogyakarta.

SONY DSC

Aku adalah sangkaan hamba-Ku, begitu aku sering dengar juga baca. Tuhan memeluk mimpi-mimpi juga harapan hamba-Nya. Tadi malam, tak disangka, ternyata di sebelah kos ada acara nonton bareng. Acara nonton bareng warga Padukuhan Karangwuni, Depok, Sleman, Yogyakarta ini merupakan puncak perayaan HUT RI ke-70. Bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta, acara yang di antaranya adalah penyerahan hadiah pemenang lomba Agustusan, pemberian doorprize, semakin gayeng dengan diputarnya film dari Bioskop Keliling BPCB Yogyakarta ini.

Ibu-ibu Karangwuni

Ibu-ibu Karangwuni

Camilan nobar

Camilan nobar

Sekitar pukul 5.30 sore, layar tancap sudah mulai dipasang. Kursi juga perlengkapan lainnya sudah siap. Anak-anak kecil sudah banyak yang menggerombol. Pukul 7 malam, satu persatu warga Karangwuni mulai berdatangan. Setelah adzan Isya’ film mulai diputar. Di bagian depan layar tancap disediakan tikar, di bagian belakang kursi ditata berjajar. Nonton layar tancap tanpa camilan pasti kurang. Ibu-ibu Karangwuni yang gesit sudah menyiapkan teman nonton seperti kacang rebus, kue-kue, wedang secang, teh, dll. Warga yang datang mengisi data untuk mengambil nomor undian juga camilan. Semakin malam, semakin banyak yang datang. Anak-anak berlarian, bapak ibu bersliweran mencari anak-anak mereka. Ramai.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Tuhan suka bercanda. Dia suka memberi kejutan. Bisa nobar layar tancap begini saja aku sudah suka, ternyata masih dapat bonus lagi. Dua bintang Angkringan TVRI datang mengisi salah satu sesi, Dalijo dan Mas Sarjana Prawiro! Aku pernah nonton live di studio TVRI, setiap selasa sore aku juga pasti di depan TV, nonton guyonan cara Jogja. Nonton lambenya Mas Sarjana yang kiwir-kiwir itu rasanya…au icin.

Tidak sampai akhir acara, karena besoknya harus macul, aku dan Duo Nindy memutuskan pulang setelah lawakan selesai. Yang seperti ini akan menjadi kenangan dan pengalaman manis pada anak-anak juga mantan anak. Semoga acara seperti ini bisa terus diselenggarakan. Oh iya bagi yang mau tahu cara mengundang Bioskop Keliling BPCB Yogyakarta bisa ke sini. Acara mintilihir hasil kerja sama orang-orang yang mintilihir!

Batman ikut nonton bareng?

Batman ikut nonton bareng?

nobar8

***

Advertisements

4 thoughts on “Nonton Bareng Layar Tancap Mintilihir Warga Padukuhan Karangwuni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s