Balinese Dancer, Sebuah Pembelajaran Sotosop

Lagi buka-buka folder foto terus nemu foto-foto lama jaman masih aktif nari. Sebagian buram, sebagian masih bagus. Namanya saja ngayal, biar tidak terlalu kelihatan kalau masih kasar garapannya.

Foto pertama anggap saja yang ketemu pertama jadi kesannya lawas gitu, ya semacam dari album lama yang disimpan di lemari terus nggak sengaja dibuka pas lagi nyari-nyari baju.

baliaye

Foto kedua tidak kalah lama, meskipun masih lumayan bagus. Anggap saja jaman SMP. Waktu ikut nari perpisahan kakak kelas gitu deh. Masih semok, pipinya.

baliaye1

Berikutnya adalah foto yang lumayan terbaru. Agak gimana gitu sih posenya, tapi tetap oke kan? 🙂

baliaye2

Yang ini versi hitam putih dari foto yang sebelumnya sudah menyebar. Masih remaja, remaja labil 😐

baliaye4

Yang di bawah ini terbaru dari foto-foto di atasnya. Nari di acara agustusan, anggap saja begitu 🙂

baliaye3

Masih berpikir dan cuma menghayal? Coba pikirkan lagi. Begitu banyak tutorial photoshop, asal tekun dan sering-sering mencoba nanti bisa lemes sendiri tanganya, jare koncoku.

Advertisements

6 thoughts on “Balinese Dancer, Sebuah Pembelajaran Sotosop

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s