Senam dan Hal-hal yang Perlu Tidak Perlu

Setelah semalam ngos-ngosan bermandi keringat, dihajar instruktur senam body shape, pagi ini aku bangun dan masih semok. Alhamdulillah! Melihat kalender dan teringat kalau ternyata sudah sebulan lebih aku mulai aktif ikut senam di studio yang tidak perlu disebut namanya agar tidak jadi ajang iklan gratis. Agar tidak mengantuk dan otak tetap bekerja, baiknya aku tuliskan pengalamanku ikut senam ini. Jadi begini ceritanya…

Female Body Shapes

Yang mana bentuk tubuhmu (gambar diambil dari Google)

Sebagai perempuan yang doyan makan dan makan, ditambah badan yang kata orang tua balungan gedhe, badanku jauh dari kesan langsing. Teman atau orang yang baru kenal pasti tidak akan percaya kalau aku dulu, dulu, pernah sangat kurus dan kecil. Teman-teman SMP mengolok dengan memplesetkan namaku yang kalau disingkat Rina TL jadi Rina Terlalu Langsing. Teman lain bilang badanku seperti papan, lurus. Yang lain lagi bilang aku seperti rodong krupuk yang hijau itu. Yang terakhir ini dikarenakan aku sudah mulai tidak kurus tapi tak punya bentuk. Ya kalau digambar, misalnya, cukup dibuat kotak untuk badannya.

Beberapa tahun kemudian yang terjadi adalah, badanku tidak lagi kotak tapi bunder alias njemblung. Perutku bisa sangat menggemaskan setiap habis makan. Mirip dengan orang yang sedang hamil empat bulan. Seksi!

11063165_1068465489836057_1522651692_n

Setelah makan nasi padang (foto diperankan oleh model)

Bukan karena ingin kurus atau langsing kalau kemudian aku ikut senam. Seperti di postingan sebelumnya, aku menemukan dan merasakan manfaat yang nyata dari berkeringat. Tapi aku tidak memungkiri kalau juga ingin punya perut yang setidaknya “normal”.

Sebulan rutin ke studio untuk senam bersama mbak-mbak dan tante-tante semok, aku merasakan betul manfaatnya. Secara fisik aku tidak gampang capek. Napas lebih teratur alias tidak ngos-ngosan. Lebih mudah tidur dan semakin suka makan. Berdurasi satu jam per sesinya, senam menguras energi dan keringat. Awal senam, kakiku gemetaran karena lemas. Baru setengah jam dan perutku sudah minta diisi alias lapar. Selain menahan rindu, menahan lapar tidak kalah susahnya 😦

Secara batiniah lebih bahagia. Berkumpul dengan para perempuan, meski beda motivasi dan cita-cita, dan berkeringat bersama sangat menyenangkan. Badan yang lebih fit, membuat lebih menghargai hidup (cieeee…), bahwa berjuang itu menyenangkan, sama menyenangkannya dengan melihatmu tersenyum.

Jadi apakah sekarang badanku lebih bagus? Berbentuk dan oke? Hahahahaha….ora! Tapi kata temanku sih badanku jadi atos, padakno boto ae. Terus kata temanku yang lain, yang membuatku malu-malu sombong, badanku sudah kelihatan bentuknya, bentuk bunder-nya karena ternyata perutku masih tetap njemplung tiap habis makan ~__~

Meski demikian semangatku untuk terus ikut senam secara rutin tidak berkurang. Buat yang pekerjaannya banyak duduk, olahraga seperti ini cocok. Buat yang biasa diomeli apalagi. Oh iya, ada banyak jenis kok, jadi bisa dipilih sesuai selera. Mau yang agak kalem atau yang lompat-lompat, ada. Yang pasti dengan senam ini bisa setidaknya memperbaiki postur tubuh, menurutku. Bukan lebih tinggi, bukan lebih langsing (itu tergantung masing-masing sih), tapi badan lebih tegak. Cocoklah buat yang mau daftar jadi pulisi atau satpam.

Buat mas-mas, om-om di luar sana, kalau istri atau pacarmu senam meski mungkin tidak suka tapi setidaknya tolong dihargai pilihannya. Beberapa dari mereka melakukan itu untuk kalian lho. Lagian jangan macam-macam lah sama mereka, aku yakin kalau cuma meng-KO kalian saja, yang tidak pernah olah raga dan cuma banyak cocotnya, akan sangat mudah! Salam olahraga!

Advertisements

4 thoughts on “Senam dan Hal-hal yang Perlu Tidak Perlu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s