Yahoo Messenger dan Romantisme Arek Jaman Sepur Lempung

yahoo_icon

Sebagai anak yang lahir di zaman PKI (jare arek-arek), aku adalah satu dari sekian mantan remaja gaul zaman sepur lempung yang memanfaatkan Yahoo Messenger untuk mencari teman. Masih hangat di ingatan, sehangat hatiku ketika melamunkanmu, bagaimana temanku yang gaul duluan mengajariku cara membuat email sekaligus bermain YM-an.

Kalau anak gaul sekarang sangat dimudahkan dengan gadget yang bisa membuat mereka online 24 jam, anak zaman dulu harus menyisihkan uang saku atau ngrayu-ngrayu emaknya untuk bisa membayar sewa komputer di warnet. Tidak berjam-jam macam nak sekarang yang surfing di dunia maya sambil nyruput kopi mahal, nyamil makanan yang namanya angel dilafalkan juga diapalkan dan hahahihi bareng teman-temannya, nak zaman peninggalan batu harus memanfaatkan waktu satu jam mereka. Lebih dari itu harus rela tidak makan siang atau malam. Gerak cepat. Fokus pada layar di depannya.

ID YM tidak sembarangan dibuat. ID YM dibuat sekeren mungkin, keren menurut pikiran masing-masing tentunya. Biasanya kombinasi dari nama dan tanggal lahir. Dwi80, nama Dwi, lahir tahun 1980. Mycutepinkymail, untuk cewek-cewek imut jaman semono. Yang sok garang juga ada, yang XXX juga banyak. Iya, terkadang secara random menerima invite dari ID tak dikenal, biasa dari luar negeri, dengan harapan belajar bahasa Inggris. Inggrisnya nggak seberapa, cabulnya jangan ditanya. Bukannya lancar bahasa Inggris malah dapat kiriman gratis gambar-gambar porno atau webcam-an yang nyleneh.

Meski lebih cepat dari surat, online YM juga membutuhkan kesabaran. Sabar menunggu sisihan uang kiriman bulanan. Sabar menunggu momen yang pas, karena belum tentu pas kita online yang di sana aka cem-ceman juga lagi online. Begitu melihat ID yang di seberang menyala kuning, langsung lapar hilang. Nggak ding, pancet luwe. Yang pasti hati tiba-tiba berdebar-debar terus senyum-senyum njijiki gitu. Itu kalau YM gebetan yang nyala, kalau YM teman paling banter ya siap pisuh-pisuhan.

“Na, kamu lagi mandi apa onani?”

Pertanyaan adikku saat aku dengan teledor meninggalkan laptop dengan YM yang masih menyala. Zaman ini sudah lebih maju, online-nya pakai laptop sendiri. Dia membaca chat dari temanku. Bapakku? Diam saja. Kakakku mesam-mesem. Kalau online sama teman ya bahasanya memang asu-asuan. Bahasanya saja. Khalayak ramai tahu kok aku anak yang sopan dan berbudi luhur. Muahh. Belum lagi kalau chat-nya ramai-ramai, ditambah webcam-nya dinyalakan. Ambyar.

Menahan kantuk agar bisa online malam-malam di mana jaringan Internet biasanya lebih stabil dan bebas gangguan. Ya, aku berbicara tentang menunggu gebetan online. Jatuh cinta berawal dari chat di YM, siapa yang tidak pernah? Rasanya? Yang namanya jatuh cinta yang rasanya manis, kayak coklat. Bagian patah hatinya itu yang pahit, kayak tai wedhus. Keseimbangan hidup.

Dulu jika online YM puluhan ID menyala kuning. Sekarang? Tiap mulai online YM, paling satu dua yang menyala. Itu pun kalau disapa sering tak berbalas. Mungkin wes kadung diinstal dan otomatis online meskipun orangnya nggak lagi di posisi, atau menyadari. Tapi mungkin juga online-nya dibuat invisible, kayak aku. Mode bersembunyi yang tidak berguna, karena biasanya juga pada tahu kalau aku online. Koncoku sakti-sakti, rek. Mungkin lagi, mereka hanya sedang online dalam hati.

Sampai saat ini YM-ku masih aktif lho. Ngomong-ngomong masih pada ingat nggak ID YM pertamanya? Kalau punyaku dulu gondrong_ad. Gondrong karena nama panggilan. AD singkatan dari Ayu Dhewe. Ho oh….ho oh, ASU DEWE!

***

Advertisements

3 thoughts on “Yahoo Messenger dan Romantisme Arek Jaman Sepur Lempung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s