Berkeringat Sebagai Upaya Menciptakan Kebahagiaan, Sebuah Studi #Halah

Jika sebelumnya di blog ini aku pernah berbagi tips cantik ala kadarnya, kali ini bukan tips melainkan hasil sebuah studi. Berbeda dari studi yang biasanya mengajukan proposal dulu, dicorat-coret, diceramahi yang akhirnya cuma ditolak oleh yang lebih “kuasa”, studi ini dibuat ala kadarnya dan tidak butuh persetujuan siapa pun. Meski begitu, hasil studi ini tetap diharapkan mampu memberi manfaat bagi pembacanya, setidaknya berbagi semangat. Halah.

Studi ini bertujuan, yang bisa dibilang cukup mulia, menciptakan kebahagiaan. Apa bahagia sebegitu pentingnya? Silakan dijawab sendiri. Mau nggak hidup yang katanya sekali ini diisi dengan penderitaan dan hal-hal merana lainnya? “Bukankah hidup kita akhirnya harus bahagia?” Kalau kata Krisdayanti. Pertanyaan selanjutnya adalaha bagaimana agar bisa bahagia.

Aku percaya, seperti aku percaya kalau melihat Nasi Padang saat kenyang pun mampu membuat perut langsung terasa kosong, bahwa setiap orang punya kemampuan dan cara sendiri untuk meraih kebahagiaan. Ada yang jalan-jalan ke mal dan membawa pulang tas penuh belanjaan, dan bahagia. Ada yang harus membawa tas besar, menembus kabut dingin, meraih puncak dan baru merasakan kebahagiaan. Ada yang cukup pamer foto makanan, wajah imut nan menggairahkan, mendapat banyak like dan berbahagia. Macam-macam.

Studi ini berangkat dari pengamatan mata sebelah, siji ae ngko nabrak, dan rasa ingin tahu ditambah tantangan untuk membuktikan bahwa melakukan hal yang berbeda itu menyenangkan, bisa menciptakan kebahagiaan. Dari sini seorang responden yang namanya sebaiknya tidak disebutkan dijadikan sampel. Si sampel ini sedang mencoba kegiatan baru, yaitu mencari keringat yang sedikit berlebih. Ini dilakukan sebagai salah satu upayanya untuk menciptakan kebahagiaan.

Kok bisa mencari keringat bisa menciptakan kebahagiaan? Sudah banyak studi dilakukan dan membuktikan bahwa selain bisa mengeluarkan racun, mempercantik kulit, memperlancar sirkulasi darah, keringat mampu menurunkan stres. Tidak secara langsung, tapi endorfin dan bahan kimia yang dikeluarkan saat berolahraga secara alamiah mampu meningkatkan mood. Keren kan manfaat keringat ini.

Sampel di studi ini sebelumnya, dan masih melakukan kegiatan mencari keringat dengan cara bersepeda. Tapi karena sudah biasa alias menjadi kegiatan sehari-hari sampel merasa perlu mencari alternatif lain. Pilihannya jatuh pada senam. Sebenarnya renang juga, tapi dibanding keringat, renang lebih banyak mengeluarkan pipis *dibalang wong sak kolam*. Senam punya banyak jenis, bisa dipilih sesuai minat. Ada aerobik, steprobik, zumba, dll. Intinya adalah ketahanan. Durasi satu jam, dengan musik yang diputar kencang, dikelilingi kaca dan teman-teman yang semangat mengikuti instruktur yang bohai adalah tantangan yang pantas dicoba.

Kekuatan dan terutama ketahanan benar-benar diuji dan dibuktikan di sini. Merasa badan fit, biasa olahraga, silakan rasakan “siksaan” berdurasi satu jam ini. Kalau bersepeda keringatnya keluar pelan-pelan, halus, di sini kamu akan merasakan hujan keringat. Persis kata teman si sampel ini, “Kenapa malu, ngko lak pingin udo saking sumuke” saat awal mereka membahas kostum. Bukan masalah, karena ada tempat senam yang khusus wanita. Seperti tempat pilihan si (arek) sampel ini. Oh iya, di sini yang dimaksud oleh si sampel adalah tempat senam. Bagi yang biasa atau memilih senam sendiri juga oke kok, cuma mungkin butuh kekuatan iman lebih untuk tetap semangat melakukannya. Sudah pernah mencoba senam sendiri dan lebih sering malasnya.

Buat yang ragu memilih senam sebagai cara mencari keringat dan upaya menciptakan kebahagiaan, mungkin beberapa manfaat senam ini bisa dibaca. Senam dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh, meningkatkan fungsi jantung, meningkatkan kesehatan otot, mengatasi insomnia, juga meningkatkan mood dan mengurangi stres. Jadi begitulah usaha si sampel ini untuk berkeringat. Kita doakan saja nafasnya panjang. Sebenarnya mau bagi-bagi foto tapi takut nanti blog ini kena banned karena dianggap menyebarkan pornografi. Oh iya, jika berpikir senam bisa menurunkan berat badan mungkin bisa mikir lagi. Karena setelah berkeringat, perut akan merasa sangat kelaparan dan bagi sebagian orang yang tidak kuat iman untuk segera makan seperti si sampel ini, hal ini hanya akan menambah volume perut.

Selamat berkeringat dan jangan lupa bahagia!

10967859_1046587808690492_207485704_n

narsis sebelum berkeringat adalah bagian dari halah.

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s