Kesederhanaan Tahu dalam Kukusan Memori Daun Pisang

Bukan sedang poso mutih, bukan juga agar kulit bisa seputih tahu kalau resep yang dicoba dan dibagi hari ini adalah Kukus Tahu. Tahu, makanan yang bahan utamanya dari kedelai ini punya rasa yang menurutku sangat sederhana. Tidak seperti tempe yang gurih, meski sama-sama dibuat dari kedelai, tahu lebih cenderung hambar. Dengan tekstur halus dan berair, tahu bukanlah makanan yang banyak dijadikan favorit, terutama oleh anak kecil. Aku sering mendengar orang tergila-gila pada tempe, tapi jarang mendengar hal yang sama pada tahu, di negeri kita ini.

Tahu bukan hal istimewa di hidupku, zaman kecil, sehari-hari aku biasa melihat mbah, paman dan kakak-kakak sepupuku membuat tahu. Entah karena setiap hari melihat si putih ini, tahu tak pernah jadi menu yang ditunggu-tunggu di dapur kami. Tapi, ada satu menu yang menurutku istimewa dari tahu ini. Menu buatan ibuku, yaitu Pepes Tahu.

Kalau biasanya pepes dibuat dengan bumbu yang penuh rasa, Pepes Tahu ini sangat sederhana. Bumbunya cukup bawang putih, cabe, lada, dan garam. Caranya juga sangat mudah. Bumbu dihaluskan, tahu dihancurkan, lalu dicampur.

10966759_1043467409002532_2068804485_n

10962047_1043467309002542_490042529_n

10962161_1043467292335877_1808777687_n

Mengukus tahu, sama juga dengan mengukus makanan lain, tidak membutuhkan waktu lama. Kurang lebih sekitar 15 menit saja. Dengan mengukus rasa tahu tetap sama, kandungan vitamin dan mineralnya juga lebih terjaga. Untuk informasi saja, tahu telah terbukti secara medis memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol sebanyak 30%. Untuk perempuan, kandungan dalam tahu membantu mengurangi dan mencegah gejala-gejala tidak nyaman saat menopause, dengan menyeimbangkan tingkat estrogen. Tapi tentunya kita harus hati-hati memilih tahu yang akan kita masak. Produsen yang nakal biasa membuat tahu dengan tambahan bahan pengawet seperti boraks.

Dari artikel yang kubaca, tahu yang segar teksturnya padat, tidak berlendir atau berbau asam. Tahu yang tanpa pengawet tidak akan tahan lebih dari 12 jam. Tahu bisa tahan sampai tiga hari jika direndam dengan air matang yang harus diganti setiap harinya dan dimasukkan ke lemari es.

10984884_1043467265669213_826831693_nPepes Tahu enak dimakan selagi hangat, bersama nasi yang juga hangat. Ditambah kerupuk juga tambah oke. Oh iya, kalau menu di atas kurang “hijau”, daun pisangnya boleh dimakan lho, lek doyan. Selamat makan!

Advertisements

3 thoughts on “Kesederhanaan Tahu dalam Kukusan Memori Daun Pisang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s