Mojok dan Hal-hal yang Belum Tuntas di Pojokan

Sebagai mantan anak remaja jaman semono, aku pernah merasakan senangnya mojok dan hal-hal yang biasa terjadi di pojokan. Mulai dari melirik gebetan, menulis puluhan puisi sing lek diwoco maneh nggarai weteng mules saking isine, ditegur guru gara-gara tak mendengarkan “ceramah”, dituduh nurun saat ujian sampai gelut sama teman sekelas gara-gara rebutan pojokan. Ya, di masa yang katanya paling indah itu, pojokan kelas adalah tempat favorit yang selalu jadi rebutan dan wajib diperjuangkan.

*Pagi ini aku bangun
Dengan wajah sejuta ceria
Bukannya cepat mandi tapi memandang diri di cermin

Duduk sambil basa-basi sana sini
Eits…kayaknya ada yang belum datang
Cemas tapi mencoba tenang
Bentar…ada yang datang
Ya ampun, segar banget

Untuk kamu yang belum berani kusebut namanya, entah sampai kapan
Kenapa sih kamu harus ada di dunia ini?
Kenapa kamu membuatku lupa diri?
(Aku, gadis manis di pojokan)  

Beberapa saat lalu, sebuah media selow yang mewadahi tulisan para penulis yang punya energi serta kreativitas berlebih bernama mojokdotco mengadakan lomba blog yang diberi nama #MOJOKAWARD 2014. Karena syarat yang tidak ribet dan hadiah utama uang yang menggiurkan (ho oh, saiki masane lek melu lomba golek hadiahe, ora golek piala), maka kudaftarkanlah dua blogku untuk mengikuti lomba ini.

Pagi ini aku bangun
Garuk-garuk kepala sambil cengengesan
Menguap kemudian senyum-senyum lagi

Hari ini seperti biasa, membosankan sekali
Mungkin jika tidak ada si manis di pojokan
Aku sudah pasti lari  

Untuk kamu yang belum berani kusebut namanya, saat ini,

Kenapa cuek sekali?
Kenapa tidak mau peduli?
Saat ini aku belum berani
(Aku jejaka, saat ini)  


SMS dari seorang teman, masuk. Juon, semakin dekat dengan 2,5juta. Blog yang di-update semampunya itu ternyata masuk jadi salah satu dari sepuluh besar nominasi #MOJOKAWARD2014. Bukan blog ini, tapi blog edan sebelah. Kalau kata juri sih, memilih yang mereka rasa mewakili karakter Mojok, Sedikit Nakal Banyak Akal. Tomin kadang memang nakal, kadang ada akal, sing pasti emak karo bapake seneng kegiatan mojok dan yang terjadi di pojokan.

Entah bagian mana yang membuat juri merasa blog edan mewakili karakter mojok, nakalnya atau banyak akalnya. Yang pasti blog ini memang lahir dari kegiatan sambilan selama mojok di pagi hari. Meskipun setiap mojok ada perasaan lega karena sudah berhasil membuang apa yang harus dibuang, ada hal yang ternyata tidak serta merta ikut selesai, tuntas. Hal-hal yang kemudian dibahasakan lewat tulisan, puluhan cerita di blog ini.

Melihat kalian berdua membuatku takut mati
Karena aku pingin tau akhir dari cerita ini


Untuk kalian berdua yang belum berani menyebut nama, saat ini atau entah sampai kapan

Aku benar-benar malu
Harus jadi saksi dari kebodohan ini
(Aku, Langit)

Mojok berjalan.

Mojok berjalan.

Akhir kata, terima kasih kepada Mojok. Dengan dua buku hadiahnya, setidaknya jatah beli buku bulan ini bisa kualihkan untuk beli BH. Terima kasih juga piagam penghargaannya yang memberiku kesempatan jadi pemenang untuk tahun depan. Iki mbuh saking nakale opo banyak akale, tanggale ditulis 27 Desember 2015. Semoga ini pertanda baik. Saat ini aku mungkin kalah, tapi nanti akulah pemenang, pemenang hatimu *emot krukupan kresek*. Untuk Mojok, semoga semakin nakal dan tidak pernah kehabisan akal. Untuk kamu, kamu dan kamu penggemar mojok di luar sana, di dalam yo oleh, selamat mojok dan mari tuntaskan apa yang keluar selama perenungan di pojokan *nyandak bangkelan*.

Pemenang masa depan.

Pemenang masa depan.

Note:

*puisi 3cc yang ditulis jaman kalabendu hasil sambilan selama mojok

Advertisements

7 thoughts on “Mojok dan Hal-hal yang Belum Tuntas di Pojokan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s