Pengajian Akbar: Gropyokan Korupsi

Hem…hem…

Seperti ban sepeda, yang namanya keimanan itu ada naik turunnya. Kadang beriman, kadang bajingan, kadang bajingan yang beriman. Ora mesti. Nah, untuk itu, jare wong tuwo, agar iman selalu terjaga sering-seringlah ikut pengajian, mendengarkan ceramah keagamaan. Cocok. Kemarin, 9 Desember, bersama outsiders, doggies, sedulur JHF, gigi kita, dan fans-nya Navicula aku meluncur ke Stadion Kridosono, Yogyakarta, untuk mengikuti pengajian akbar dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia.

Yang namanya pengajian ya mendengarkan ceramah, bedanya pengajian semalam ustadz-ustadznya nggak protes kalau peserta pengajian nggak mau duduk tenang. Sebaliknya, semakin tidak tenang peserta pengajian, semakin semangat para ustadz berceramah. Saking semangatnya semalam kaki bengkak, kepancal sikile arek sing khusyuk ndungo. Ora popo, mending lara nang ndunyo timbang lara nang akhirat, halah!

10822451_1001889003160373_712223640_n

Dipandu MC kondyang, Alit dan Gundi, dengan menghadirkan juga Marwoto, pengajian semalam semakin khusyuk lek ngguyu. Ancen arek mrongos hanya bisa terjadi jika ada darah mrongos yang mengaliri. Ah, seandainya aku bisa misuhi bapakku koyok mas MC mau bengi #disetrumOmDjon

Sedikit yang kurang sreg dari pengajian semalam adalah kertas-kertas topeng yang disarankan dipakai di pengajian. Niat baik saja tidak cukup, karena kadang “penerjemahan” juga “pengamalannya” kurang tepat. Topeng-topeng tikus akhirnya malah jadi sampah, dibuang sembarangan di stadion. Bukan salah penyelenggara atau panitia tentunya, hanya menyayangkan hal-hal simbolik yang belum mampu dimaknai oleh sebagian yang mengaku peduli. Ganti ceramah ~__~

Seperti kata Ustadz Heruwa dari Shaggydog, berusaha anti-korupsi dari diri sendiri aja dulu. Atau kaya omongane Ustadz Juki dari JHF, dadi bocah ojo mung mabuk ae ora mikir bapak ibune lek podho nyambut gawe. Tidak perlu muluk-muluk, memperbaiki negeri dimulai dengan yang paling kecil yaitu, dari diri sendiri saja dulu.

Akhir kata mari kita doakan semoga Ustadz Robi Navicula tetap gondrong. Al fatihah!

lady rose

Advertisements

7 thoughts on “Pengajian Akbar: Gropyokan Korupsi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s