Menjaga Imajinasi di Pesta Boneka #4

Minggu kemarin, setelah sekian lama, akhirnya kesampaian juga nonton pertunjukan Papermoon. Oh iya, tadinya mau nonton di tempat yang dekat posisinya dengan Kandang Wedhus, yaitu di LIP, Sagan, tapi ternyata pas datang tiketnya sudah habis. Tapi lebih bagus sih, nonton di Kepek, Timbulharjo, Bantul, karena selain gratis juga sistemnya layar tancap jadi guyub.

10850771_1000536559962284_1591564611_n

Pas sampai di lokasi, pertunjukan yang sudah siap adalah Polyglot dari Australia. Bersama anak-anak Kepek, Sue dkk, memainkan Siung Buto. Jadi ceritanya ada Buto dari hutan yang suka makan ayam warga. Buto ini tidak takut pada apapun, kecuali pada tengu. Ramai, meriah, riang. Penonton tidak cuma duduk nonton tapi bisa ikut terlibat dalam pertunjukkan.

10834061_1000536676628939_627022618_n

10859650_1000536603295613_350215445_n

Pertunjukan selanjutnya adalah dari tim gabungan Spanyol, Meksiko dan Indonesia dengan nama Gnayaw Puppet. Diiringi piano, pertunjukan ini ingin menyampaikan pesan moral kepada penonton agar tidak buang sampah sembarangan. Menyaksikan tim ini main, lamunanku kembali ke masa kanak-kanak dulu. Warga Kepek, partisipan, penonton yang entah dari mana saja duduk di atas tikar yang digelar di depan panggung. Ada yang glesotan, tiduran, bebas ceria.

10846979_1000536409962299_1364718850_n

10850914_1000536443295629_1665675823_n

Penampilan terakhir yang menutup acara International Biennale Puppet Festival 2014, Pesta Boneka #4 Intimacy ini adalah dari The Wayang Bocor. Tadinya sempat mikir bakalan horor karena ada mbak-mbak dandan ala kunti dan judul pertunjukannya adalah Dimiscall Leluhur, ternyata hihihihi….bocor. Terakhir aku nonton pertunjukan dan ngakak sampek ayu adalah pas nonton Ketoprak Ringkes Tjap Tjonthong. Dengan penggunaan bahasa yang sebagian besar Bahasa Jawa sehari-hari, penonton dibuat tak berhenti menahan tawa, kecuali mas-mas dan mbak-mbak bule yang semalam juga banyak memadati Kepek.

Selalu menyenangkan nonton acara seperti ini. Melihat orang-orang guyub dan riang, juga anak-anak yang lagi-lagi mengingatkan pada masa kanak dulu. Yang seperti ini akan menempel terus di benak mereka, bahwa bermain itu penting, menjaga imajinasi dan bersosialisasi tanpa membedakan-bedakan latar belakang.

B3__z1DIYAAsTms

Salut pada mbak-mbak dan mas-mas yang telah bekerja untuk Pesta Boneka #4 ini. Orang-orang seperti kalian yang membuat orang-orang sepertiku ingin jadi emak-emak pintar dan keren untuk anak cucu punya harapan, bahwa masih ada harapan untuk negeri tercinta ini. Keep up the good work, guys!

Advertisements

2 thoughts on “Menjaga Imajinasi di Pesta Boneka #4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s