Pepes Pindang & Kolak Tanpa Santan

Sudah dua minggu lebih aku membayangkan makan singkong rebus dicocol sambal terasi. Pas aku cerita ke beberapa orang mereka menatapku dengan heran disertai pertanyaan, “Emang enak?” Well, kalau singkong rebus dicocol sambal terasi itu bukan enak tapi nak bingits! Tiap hari mampir di tukang sayur tapi belum dapat juga singkongnya. Sampai hari Jum’at kemarin, mbak tetangga yang ngontrak di bawah manggil dan ngasih se-kresek singkong. Yes! Malamnya langsung “pesta” di dapur kosan. Yang tadinya memandang dengan tanya, akhirnya mengakui rasanya. Btw, ini makanan kesukaan emak pas hamil aku.

10836602_996414737041133_1371318877_n

Esok harinya dikasih pisang sama teman. Singkong masih sisa satu. Dari malam sudah mengangan-angan mau dibikin kolak saja. Browsing di internet, tanya mbak di rumah resep bikin kolak. Tambahan juga pingin nyoba bikin pepes. Daun pisang, belimbing wuluh juga daun pandan sudah dapat. Sabtu malam tidak sabar pingin cepat pagi, terus masak dan makan!

Panas tak dapat diminta, hujan tak dapat ditolak. Entah dari jam berapa, Minggu pas bangun hujan tiada henti. Selimut terlalu hangat untuk ditanggalkan tapi perut sudah minta diisi. Tengok dari jendela, tukang sayur tak kelihatan. Akhirnya ambil payung, jalan ke tukang sayur satunya yang agak jauh. Nihil. Cuaca seperti ini, Minggu pagi sepi dari orang, warung-warung sayur tutup, tak terlihat orang lalu lalang di jalanan.

Berjalan di bawah hujan yang syahdu tanpa daun pisang, aku menguatkan iman untuk tidak kembali. Harus dapat pindang juga gula merah! Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak #halah, di tengah jalan tiba-tiba mata ini menatap sesosok yang membayangkannya saja aku sudah malas! Rasanya ingin teriak sambil berlari, tapi takut dikira orang gila dan mengganggu mereka yang masih lelap di bawah selimut. Hiks! Mataku tadi secara tidak sengaja menangkap sesosok ular besar, besar sekali di dalam sebuah kandang. I hate snakes!

Lah iki kate mbagi resep opo ngomong kawul?

Pepes sebelum masuk kukusan.

Pepes sebelum masuk kukusan.

Pepesnya sudah jadi.

Pepesnya sudah jadi.

Nggak ada bagi-bagi resep. Resep kolak sama pepes pindang banyak di internet. Tidak ada modifikasi di masakanku kali ini, semua niru. Hasilnya? Jos. Pepesnya matang dan bumbunya merasuk sempurna. Kolak tanpa santannya juga pas manisnya, empuk singkong dan pisangnya. Dan yang pasti, aku benci ular dan tak ingin berteman dengannya!

Advertisements

4 thoughts on “Pepes Pindang & Kolak Tanpa Santan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s