Beruntung?

Apa kamu percaya pada yang namanya keberuntungan? Aku selalu percaya apa yang terjadi padaku tidak lepas dari apa yang sudah aku usahakan, baik ataupun buruk. Bukan tentang beruntung atau tidak. Meski begitu bukan berarti aku tidak pernah merasa beruntung. Dan kalau ada satu hal pertama yang kusebut keberuntungan adalah aku dilahirkan dari orang tua yang menyukai buku. Beruntung, karena aku tidak bisa memilih dari rahim siapa aku dilahirkan. Rahim seorang perempuan yang suka menyewa buku dan menemukan dunianya sendiri ketika membaca.

Keberuntungan selanjutnya adalah aku dihasilkan dari sperma seorang laki-laki yang suka belajar dan membaca. Sejak belum bisa membaca aku suka sekali membolak-balik lembar demi lembar buku-buku laki-laki itu. Buku yang kukagumi dari gambar-gambar yang ditampilkannya, tanpa tahu apa isinya. Hanya menerka.

Apa keberuntungan diturunkan? Aku tidak tahu, tidak mau tahu apalagi menunggu keberuntungan itu datang. Dulu buku adalah barang mewah yang tidak masuk budget pengeluaran. Aku, satu dari sekian juta Warga Negara ini, yang tidak beruntung bisa mendapat buku-buku gratis. Kini, berburu buku adalah hobi. Dan aku jadi satu dari sekian Warga Negara ini yang “beruntung” karena mampu membeli buku sendiri.

Maka berburu buku yang disukai bukan hanya hobi tapi kulakukan karena mungkin nanti anak atau cucuku tidak seberuntung aku yang mampu mengenyam pendidikan, yang biayanya semakin menggila di negara ini. Buku-buku ini nanti akan menjadi warisan yang semoga bermanfaat bagi mereka. Buku yang akan membantu mereka mengenali juga mencintai negeri ini, negeri di mana sejarahnya pernah dicatat oleh mereka yang karena hasil pikirannya harus terpisah dari keluarga, diasingkan juga ditolak bangsa sendiri.

Image

Image

Soe Hok Gie pernah menulis, “Seorang filsuf Yunani pernah berkata bahwa nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan tersial adalah umur tua.” Sudah dilahirkan, belum mati muda tapi tak ingin sial saat tua. Bukan tentang keberuntungan tapi tentang apa yang diusahakan.

Sekian dan menerima sumbangan buku.

Advertisements

4 thoughts on “Beruntung?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s