“Hidup Tidak Hanya Sekadar Bernafas”

Sirkus Barock, pertama mendengar nama ini mungkin sekitar dua tahun yang lalu tapi tidak dengan pentolannya. Ya, siapa yang tidak tahu Sawung Jabo, pentolan Sirkus Barock yang dulu tergabung dan terkenal dengan grup musiknya Kantata Takwa. Banyak? Yo wes, santai ae. Aku gak kenal koen yo sante kok. Musikalitas personel Sirkus Barock tidak perlu diragukan lagi, halah, komentarku wes koyok bakul gethuk keliling, nyekembeng. Jadi ya intine aku mau bengi iku nontok Sirkus Barock tampil di gedung Societet, Taman Budaya Yogyakarta dalam konser dengan judul Cerita dari Jalanan.

Penampilan Sirkus Barock tadi malam mungkin hanya bisa dirasakan yang melihat, mendengar dan merasakan langsung di sana dan tidak akan kubahas. Paham musik ae gak kok kate mbahas-mbahas. Dan dari sekian ratus perasaan pengunjung Gedung Societet, TBY, tadi malam, aku yakin juga tidak sama meski mungkin ada benang merahnya yaitu senang, puas.

Urip ora mung sukur ambekan, ya, “Hidup Tidak Hanya Sekadar Bernafas.” Sebuah pesan yang dituliskan di selembar kertas dan ditunjukkan ke para penonton oleh drummer Sirkus Barock tadi malam. Silakan diterjemahkan sendiri. Cuma mau berbagi pesan saja.

Foto pinjam tanpa ijin dari akun @Faizladitya

Foto pinjam tanpa ijin dari akun @Faizladitya

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s