Tomang

Image

Hari ini tujuh belas tahun yang lalu aku ingat sekali pingin nangis. Aku yang ke sana ke mari suka bawa-bawa boneka bayi plastik gundulku akhirnya dapat adik, seorang bayi beneran. Bukan karena gembira kalau aku nangis, entahlah. Melihat tubuh mungilnya yang nyaris tenggelam di antara guling kecil di kiri kanannya aku merasa dia bukan adik yang kuinginkan. Dia kecil, sangat kecil, tidak lucu dan jelek -___-

Tidak lama karena bayi kecil itu sungguh pesat pertumbuhannya. Kedua pipinya merah dan penuh, cempluk, kaki dan tangannya bergelang-gelang saking padatnya daging. Cerita tentang kelucuan masa kecilnya bisa berlembar-lembar, tidak akan habis meski ditulis seharian. Gadis kecil yang penakut, suka nangis, malas gerak, nggak tumbuh-tumbuh rambutnya itu sekarang sudah besar. Tidak ada lagi rengekan, “Na, eek,” “wocus!” dan kata-kata ajaib yang hanya dia dan Tuhan saja yang tahu apa maksudnya.

Selamat ulang tahun, mainanku jangan diilangin, bukuku yang dipinjem temenmu harus balik semua! hehehe. Maaf baru ingat pas pagi ini lihat foto ultahmu di FB hahihihihihi… Bukan kakak yang baik, tidak bisa selalu ada di dekatmu tapi satu hal yang Na pingin kamu tahu, Na sayang kamu! Tidak perlu membanggakan kami, cukup jadilah seperti apa yang kamu mau, seperti apa yang kamu cita-citakan!

Advertisements

6 thoughts on “Tomang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s