Perempuan Petualang (Pasti) Pulang

Image

Pic by Ika Maria

 

 

Bukan tentang seberapa banyak gunung yang telah kau taklukan daki. Bukan juga tentang seberapa jauh kakimu melangkah menjelajahi bumi Tuhan ini. Pun ini bukan tentang puluhan pantai yang kau susuri, pantai perawan yang konon baru pertama kali tersentuh kaki. Ah lihat, bahkan kau bisa begitu congkak mengakui sebagai yang pertama menapakkan kaki. Kau lupa kalau setiap hari sebelum matahari muncul anjing-anjing berlarian mengikuti tuannya membelah jalan yang membuat ciut nyali itu.

Kau tahu, setidaknya hatimu, bahwa langkah kaki itu kelak akan mencari rumahnya. Kau sadar jiwamu yang sering bergejolak hanya sedang butuh wadah, pelampiasan. Kau tahu, meski mungkin belum menyadari, hidupmulah sebenar-benarnya medan petualangan. Langkahkan kakimu, tegakkan kepalamu, bersenang-senanglah tapi jangan sekali-kali lupa untuk melihat sekelilingmu. Seorang petualang tidak hanya menggendong ransel. Kadang mereka memegang buku, memelototi monitor, menyandang cangkul atau bahkan membawa kail sederhana.

Untukmu perempuan petualang, tak akan kuminta kau cepat pulang karena hati tahu kapan dia harus kembali. Bawakan saja aku berita, bukan cerita. Kan kutunggu kau kembali membawa kabar bahwa negeri ini bukan hanya katanya tanah surga tapi memang benar adanya. Setidaknya surga itu pernah kau hembuskan padaku, pada tawa yang keluar dari bibir-bibir mungil di pulau kecil nan indah itu.

           

Lihat, dengar dan rasakan…

 

Advertisements

11 thoughts on “Perempuan Petualang (Pasti) Pulang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s