Slamat Tinggal, Aa’ Burjo!

Selama setahun terakhir ini aku hampir nggak pernah absen ngapeli Aa’ Burjo deket kos. Menu yang sama hampir tiap hari mengisi perutku. Kalo nggak Magelangan, Mie Dok-dok, Mie Rebus ya Burjo alias Bubur Ijo. Sampai-sampai teman kos memberi gelar padaku, sebuah gelar yang mungkin cukup terhormat yaitu “Duta Burjo.”

Apa nggak bosan? Bosan banget tapi tak banyak pilihan yang bisa kuambil. Makanan di sini tidak sesuai dengan lidah Jawa Timur-ku yang terbiasa dengan pedas dan gurih, bukan manis. Eh tapi terkecuali Oseng-oseng Mercon di jalan Ahmad Dahlan sama Ayam Geprek dekat, dekat apa ya, dekat Kampus Sadhar kalo nggak salah (padahal sering ke sana tapi nggak paham juga), dua itu aku suka.

Kembali ke Burjo. Saking seringnya aku sudah hafal Aa’ mana yang masakannya enak. Aa’ mana yang suka lemot dan tukang lupa. Tapi sepertinya gelar “Duta Burjo”-ku akan segera ditarik karena hampir satu bulan terakhir ini aku semakin jarang ngapeli Aa’.

Anak-anak baru di kos mengajak iuran buat beli kompor. Ya, kita masak! Masing-masing anak masak sendiri-sendiri sesuai selera. Tiap pagi kita barengan beli sayur trus antri masak satu-satu. Selesai masak kita biasa saling mengincipi. Hmmmmm….penampilannya oke punya, rasanya hmmmm….ya begitulah hehehe. Kadang kurang asin, kadang keasinan tapi apapun itu karena masak sendiri buat diri sendiri jadinya tetep HABIS!

Aku sendiri suka nyari-nyari resep di Internet meski kemudian seringnya ngawur, suka-suka hati. Paling nggak sekarang ini aku bisa lebih disiplin makan, ngatur gizi dan lebih hemat!

Tulisan kali ini benernya cuma buat mengisi kekosongan, kasian aja liat blog ini lama nganggur. Jadilah mau pamer sekalian beberapa masakan yang berhasil kubuat *emotikon gadis pom-pom lompat-lompat*

Lele bumbu kemangi

Lele bumbu kemangi

Pindang goreng sambel terasi

Pindang goreng sambel terasi

Sawi, tahu, wortel rebus telur

Sawi, tahu, wortel rebus telur

Sambel goreng kentang dengan telur puyuh

Sambel goreng kentang dengan telur puyuh

Orak-arik tahu

Orak-arik tahu

Masih banyak yang lain tapi nggak sempet difoto. Yang pasti mulai saat ini aku mau mengucapkan, Selamat tinggal, Aa’ Burjo, jasamu tiada tara. Tapi maaf kita tak bisa terus bersama karena aku ingat pesan Raras di tipi yang selalu bilang, “Makan sehat pasti pintar.” SemangArt!

Advertisements

6 thoughts on “Slamat Tinggal, Aa’ Burjo!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s