WAKTU

Waktu berlalu tak terasa. Hari tidak lagi berjalan tapi berlari. Jam tidak lagi berdetak tapi menghentak menimbulkan rasa takut tentang apa yang akan terjadi. Tak tahu apa yang telah dilewatkan karena tak lagi ingat saat dimana ada rasa dipaksa ataupun terpaksa. Meski mungkin tak lengkap tapi semua begitu sempurna, baik yang dirasa ataupun yang tidak dirasa.

Waktu memang bukan untuk kembali, tidak akan diputar ulang lagi. Hanya kenangan tempat mencicipi semua rasa yang dulu sempat dipuja ataupun dibenci. Manis yang dulu masihkah terasa sekarang? Pahit yang dulu masihkah menimbulkan sesal mendatang? Jika hidup tentang pilihan maka keputusan yang akan menentukan.

Waktu yang belum datang tapi akan segera datang karena sekali lagi dia tidak pernah berhenti. Kita yang jatuh kemudian bersimpuh dan menyesali kenapa begitu ceroboh hingga tidak sadar waktu telah melewati. Kita yang tersungkur dan memilih memaki membuat jiwa kita lumpuh akan arti betapa jatuh ini bukan hanya tentang sakit tapi tentang bagaimana kita bisa berdiri lagi.

Waktu yang tak pernah kita tahu seberapa lama lagi tersisa. Mengoyak kenangan atau menjalani yang ada. Menyesali yang terenggut atau mengejar impian yang sudah lama terabaikan. Karena waktu kita mungkin tak lama. Karena waktu terus berjalan dan kita terlalu lama tenggelam. Dan kita mungkin hanya akan bisa menyapa dalam dunia yang sudah berbeda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s